(Tanya Jawab) Memilih Asuransi Pendidikan

 

Memilih Asuransi Pendidikan

Memilih-Asuransi-Pendidikan-MRE

Mbak Mike yang baik,

Pertanyaan saya singkat saja ya. Sebenarnya saya ingin mengikuti salah satu program asuransi pendidikan untuk mempersiapkan biaya pendidikan bagi kedua anak saya. Tapi saya tidak tahu harus memilih asuransi pendidikan yang mana. Mungkinkah mbak mike membantu saya dalam memilih asuransi pendidikan yang harus saya pilih? Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih banyak.

Zuraida Intan P, Semarang.

Terima kasih.



Jawab :

Halo ibu Zuraida,

Dalam mempersiapkan dana pendidikan anak, maka mengikuti program asuransi pendidikan anak bisa Anda ambil. Asuransi pendidikan sendiri adalah sebuah kontrak asuransi jiwa antara perusahaan asuransi dan Anda sebagai orang tua yang menyebutkan bahwa Anda setuju untuk membayar sejumlah premi asuransi secara berkala kepada pihak perusahaan asuransi, untuk kemudian Anda akan mendapatkan jumlah dana pendidikan tertentu dari perusahaan asuransi pada saat anak Anda memasuki usia sekolah sesuai dengan jenjang pendidikannya. Apabila terjadi resiko kematian pada Anda yang menyebabkan setoran premi asuransi terhenti sementara si anak belum mendapatkan dana pendidikannya secara utuh, maka pihak perusahaan asuransi menjamin dana pendidikan akan tetap diberikan. Dengan mengambil asuransi pendidikan berarti Anda menabung sekaligus mengambil asuransi jiwa secara bersamaan

Dengan demikian pada asuransi jiwa Anda melakukan investasi secara rutin untuk mempersiapkan dana pendidikan anak dan sekaligus memproteksinya dengan asuransi jiwa untuk mengantisipasi resiko kematian pada Anda yang menyebabkan terhentinya investasi dana pendidikan anak Anda. Namun dengan begitu banyaknya produk asuransi pendidikan yang ditwarakan saat ini, tidak heran jika kita bingung memilihnya.

 

Karena berdasarkan cara investasinya maka kiat-kiat atau pertimbangan-pertimbangan dalam memilih produk asuransi pendidikan dan adalah sebagai berikut :

1. Carilah produk asuransi pendidikan yang memberikan kemudahan dalam melakukan pembayaran premi misalnya jika besarnya premi tahunan terlalu berat maka bisa dibayar dengan premi triwulan. Bahkan kalau memungkinkan setoran preminya bisa dirubah sewaktu-waktu sesuai kondisi keuangan Anda, namun otomatis uang pertanggungannya juga berubah. Dengan demikian Anda bisa melakukan penyesuaian sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi keuangan Anda.

2. Jika Asuransi pendidikan anak juga memberikan tambahan manfaat yang diberikan, contoh: dana bisa ditarik di tahun kesekian, diberikannya proteksi tambahan asuransi kesehatan  kalau kita cacat atau sakit, dll. Waspadailah sebab biasanya semua tambahan manfaat itu akan dibayar oleh kita. Lagipula belum tentu semua manfaat tambahan Anda perlukan Jadi kalaupun diberikan gratis, pastikan bahwa Anda tidak dikenakan biaya tambahan.

3. Karena asuransi pendidikan juga mengandung unsur investasi maka, return hasil investasi yang dijanjikan juga menjadi penting. Jadi bandingkanlah berapa hasil investasi yang bisa diberikan oleh suatu asuransi pendidikan yang satu dengan yang lain, dan pilihlah yang paling kompetitif. Biasanya perusahaan asuransi tidak bisa memberikan janji pasti tetapi asumsi saja berdasarkan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya.

4. Cari agent yang sudah pengalaman (atau minimum sebagai pendamping). Sekali lagi mohon maaf kalau menyinggung. Tapi kembali lagi, perhitungan asuransi itu ruwet belum ditambah manfaat tambahan lainnya. Sangat disayangkan kalau kita membeli produk asuransi kemudian kecewa karena salah persepsi dengan agentnya. Tidak ada salahnya juga untuk menguji komitmen mereka. Jangan sampai ketemu agent yang hit and run. Carilah agen asuransi yang mempunyai komitmen jangka panjang untuk membantu klient dalam mengakses informasi, pencairan claim, dll.

5. Kredibilitas perusahaan asuransi. Kemudahan proses claim, pelayanan, menjadi beberapa key point dalam penentuan pembelian asuransi. Terutama kondisi keuangannya, pastikan perusahaan asuransi yang Anda pilih termasuk perusahaan yang dinilai sehat oleh badan otoritas disini yaitu Departemen Keuangan. Pastikan juga bahwa perusahaan asuransi tersebut bebas sengketa Untuk apa diimingi-imingi hasil investasi tinggi kalau ternyata sulit dicairkan. Untuk itu memang mesti rajin-rajin bertanya kiri kanan. Kalau perlu undang beberapa agent untuk banding-bandingkan. Agent jadi salah satu faktor penentu juga, tapi hati-hati, kadang agentnya ok tapi perusahaan tidak ok.

Malu bertanya sesat di jalan. Produk asuransi pendidikan itu sangat bervariasi dari perusahaan ke perusahaan. Dan sayangnya, cara perhitungannya juga sulit dimengerti oleh kalangan awam. Oleh karena itu, berdasarkan logika dan intuisi, rajin-rajin bertanya. Terlihat bodoh pun tak apa-apa. Jangan karena kasihan atau sungkan karena ditraktir agent lantas kita menyerah. Dipikirkan, didiskusikan, dibandingkan adalah langkah yang bijaksana sebelum memutuskan.

Semoga bermanfaat dan selamat mempersiapkan dana pendidikan anak, dan semoga dimudahkan dalam memilih asuransi pendidikan sesuai kebutuhan.



Mike Rini Sutikno, CFP
PT. Mitra Rencana Edukasi – Perencana Keuangan / Financial Planner
Website. www.mre.co.id, Portal. www. kemandirianfinansial.com
Fanspage. MreFinancialBusiness Advisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. info@mre.co.id,
Youtube. Kemandirian Finansial

    • Dion
    • June 8, 2015
    Reply

    Selamat siang,

    Saya ada 2 pertanyaan sebagai berikut:

    1. Misalnya anak saya saat ini berusia 0 tahun.. Saya pengen ketika dia masuk sekolah SD (usia 6 tahun) asuransi pendidikan bisa memberikan uang cash 30 juta.. Lalu ketika dia masuk SMP asuransi pendidikan bisa memberikan uang cash 50 juta, ketika masuk SMU asuransi pendidikan bisa memberikan uang cash 75 juta, dan ketika mau masuk kuliah asuransi pendidikan bisa memberikan uang cash 200 juta.. Dengan skenario seperti itu, berapa premi yang harus saya bayarkan setiap bulan atau tahun, dan bayar premi selama berapa lama?

    2. Jika ditengah2 masa asuransi saya meninggal dunia, apakah uang pertanggungan yang diberikan oleh asuransi pendidikan bisa dipakai untuk biaya hidup dan bayar hutang piutang? Atau hanya bisa dipakai untuk meneruskan biaya pendidikan anak saya saja?

    3. Terkait pertanyaan nomer 2.. Jika misalnya saya punya 2 anak, tapi yang ikut asuransi pendidikan hanya 1 anak.. Apakah manfaat2 yang saya terima di setiap jenjang pendidikan bisa saya gunakan juga untuk pendidikan anak saya yang ga ikut asuransi pendidikan?

    Demikian dan terima kasih.

Leave a Comment

Kontak Kami

0897-6503-291

info@mre.co.id

    • Dion
    • June 8, 2015
    Reply

    Selamat siang,

    Saya ada 2 pertanyaan sebagai berikut:

    1. Misalnya anak saya saat ini berusia 0 tahun.. Saya pengen ketika dia masuk sekolah SD (usia 6 tahun) asuransi pendidikan bisa memberikan uang cash 30 juta.. Lalu ketika dia masuk SMP asuransi pendidikan bisa memberikan uang cash 50 juta, ketika masuk SMU asuransi pendidikan bisa memberikan uang cash 75 juta, dan ketika mau masuk kuliah asuransi pendidikan bisa memberikan uang cash 200 juta.. Dengan skenario seperti itu, berapa premi yang harus saya bayarkan setiap bulan atau tahun, dan bayar premi selama berapa lama?

    2. Jika ditengah2 masa asuransi saya meninggal dunia, apakah uang pertanggungan yang diberikan oleh asuransi pendidikan bisa dipakai untuk biaya hidup dan bayar hutang piutang? Atau hanya bisa dipakai untuk meneruskan biaya pendidikan anak saya saja?

    3. Terkait pertanyaan nomer 2.. Jika misalnya saya punya 2 anak, tapi yang ikut asuransi pendidikan hanya 1 anak.. Apakah manfaat2 yang saya terima di setiap jenjang pendidikan bisa saya gunakan juga untuk pendidikan anak saya yang ga ikut asuransi pendidikan?

    Demikian dan terima kasih.

More from our blog

See all posts